SLF Bangunan di Wilayah DKI Jakarta

Flooring Design for Living Room, Inspirasi Lantai Untuk Ruang Tamu  

SLF menjadi hal yang krusial apabila dilakukan dengan asal-asalan, apabila kesulitan Anda bisa simak panduan di bawah ini atau menggunakan Jasa SLF.

I.JENIS IZIN  BANGUNAN

Untuk perizinan bangunan yang harus dimiliki pemilik bangunan, sesuai keputusan dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2010, terdiri berasal dari :

  1. Izin Mendirikan Bangunan (IMB),
  2. Sertifikat Laik Fungsi (SLF),

II.PENGERTIAN :

  1. Sertifikat Laik Fungsi (SLF) merupakan sertifikat yang diterbitkan oleh Pemerintah daerah DKI Jakarta yang diperuntukkan kepada bangunan gedung yang sudah selesai dibangun sesuai IMB dan sudah mencukupi persyaratan kelayakan tekhis sesuai kebermanfaatan bangunan yang berdasar pada hasil pemeriksaan dari instansi terkait
  2. SLF wajib dimiliki bangunan gedung, sebelum bangunan gedung tersebut dimanfaatkan/ digunakan.
  3. SLF diterbitkan dengan tempo berlakunya 5 Tahun untuk bangunan umum dan 10 Tahun untuk bangunan rumah tinggal.
  4. Sebelum era berlaku SLF habis, maka ada kewajiban diajukan kembali permohonan perpanjangan SLF, dengan disempurnakan laporan hasil Pengkajian Teknis Bangunan Gedung yang dieksekusi oleh Pengkaji Teknis Bangunan Gedung yang memiliki Izin Pelaku Teknis Bangunan/ IPTB bidang Pengkaji Bangunan,

III.KELENGKAPAN PERSYARATAN SLF sehabis Bangunan Gedung selesai dilaksanakan.

  1. Berita acara sudah selesainya pelaksanaan bangunan dan sesuai IMB.
  2. Laporan Direksi Pengawas lengkap (1 set) yang terdiri berasal dari :
  3. Fotokopi Surat Penunjukan Pemborong dan Direksi Pengawas tersebut Koordinator Direksi Pengawasnya ;
  4. Fotokopi TDR/SIUJK Pemborong dan surat izin bekerja/SIPTB Direksi Pengawas ;
  5. Laporan lengkap Direksi Pengawas sesuai tahapan aktivitas ;

d.Surat Pernyataan berasal dari Koordinator Direksi Pengawas bahwa bangunan sudah selesai dilaksanakan dan sesuai IMB.

  1. Fotocopy IMB (1 set) yang terdiri berasal dari :
  2. Surat Keputusan IMB ;
  3. Peta Ketetapan Rencana Kota (KRK) dan Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB)/ Blokplan lampiran IMB ;
  4. Gambar arsitektur, Struktur dan Instalasi Bangunan lampiran IMB.
  5. Hardcopy dan Softcopy Gambar As Build Drawing
  6. Untuk bangunan Sedang dan Tinggi, tidak cuman disempurnakan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 s/d 4, wajib disempurnakan termasuk dengan Rekomendasi dan Berita Acara berasal dari Instansi berkenaan perihal hasil uji coba instalasi dan perlengkapan bangunan, yang meliputi :

4.1.  Instalasi Listrik Arus Kuat dan Pembangkit Listrik Cadangan/ Genset,

4.2.  Instalasi Kebakaran (system alarm, instalasi pemadaman api, hydran, dsb.)

4.3.  Instalasi Transportasi Dalam Gedung (Lift), Instalasi Tata Udara dalam Gedung (AC)

4.4.  Instalasi Penyalur Petir, dsb